Tata Kelola --

TATA KELOLA
Sistim nilai dikembangkan sejalan dengan misi program studi, segala komitmen dalam penyelenggaraan program studi dilaksanakan secara bersama dan sinergis, segala keputusan adalah hasil kesepakatan berdasarkan tata aturan yang berlaku. untuk membangun sistem tata pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil, maka setiap kegiatan dibuatkan terlebih dahulu proposal kegiatan, dan proposal kegiatan tersebut dibahas secara bersama-sama dengan pihak sivitas akademika dan hasil kegiatan dilaporkan bersamaan dengan laporan keuangan dan bukti-bukti pengeluaran dalam kegiatan tersebut. Adapun setiap kegiatan dilandasi dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),[1]

Untuk membangun sistem tata pamong yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil, sistem dan pelaksanaan tata pamong di Program Studi S1 Prodi PAI STIT Raden Wijaya dapat dijabarkan sebagai berikut :

1. Dalam mewujudkan misi dan visi, Prodi PAI STIT Raden Wijaya secara efisien dipandu oleh Pedoman Mutu[2] dengan struktur organisasi sesuai dengan ketentuan STIT Raden Wijaya[3]. Untuk menjaga sinergisme dan kebersamaan dalam melaksanakan aktivitas, pejabat struktural dalam sistem organisasi tersebut dipilih berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan. Tugas dan tanggungjawab masing-masing pejabat struktural tercermin dalam Pedoman yang ditetapkan oleh Ketua STIT Raden Wijaya.[4]


2. Dalam mengembangkan aktivitas keilmuan dibentuk 5 Konsorsium / Kelompok Dosen Pengampu Mata Kuliah,[5] sebagai unit struktural pengembangan keilmuan, pembinaan sumber daya manusia dan manajemen portfolio kinerja program studi dengan lebih memberdayakan fungsinya dalam bidang perencanaan dan implemetasi program tahunan[6] beserta anggarannya[7], sesuai dengan naskah organisasi[8] dan tatakerja baru[9] yang telah disusun sesuai dengan dinamika perubahan STIT Raden Wijaya.

3. Penataan SDM telah dilakukan sesuai dengan struktur organisasi dan Tata Pamong STIT Raden Wijaya. Pembinaan dan pengembangan staf akademik dilakukan melalui kebijakan dan proritas masing-masing bagian untuk mencapai target mutu (sebagai bagian integral dari sasaran mutu program studi). Untuk meningkatkan kualitas manajemen administratif, tenaga kependidikan disarankan mengikuti pendidikan bergelar/tidak bergelar[10], sesuai bidang tugasnya, tanpa mengganggu proses administrasi yang berlangsung. Beberapa diantaranya berinisiatif melakukan pendidikan di luar jam kerja (atas biaya sendiri).

4. Kebijakan akademik program studi mengacu pada kebijakan Pedoman Pendidikan STIT Raden Wijaya. Kegiatan akademik dirancang untuk dapat memberikan pendidikan yang menghasilkan sarjana berkualitas yang dapat diterima oleh dunia kerja. Oleh karena itu manajemen program studi telah menetapkan strategi dasar dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat yang mencerminkan dinamika perubahan.

5. Tata cara dan ketentuan dalam memberikan pelayanan baik dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tertuang dalam pedoman mutu dan SOP yang terdistribusikan pada process owner sehingga menjamin pelayanan bersifat standar dan dapat terukur keberhasilannya.

6. Etika berperilaku dalam bekerja dan bermasyarakat di dalam kampus telah diatur sesuai dengan Peraturan ketua[11] untuk membina kehidupan kampus yang konduksif demi berlangsungnya proses belajar mengajar, transformasi kebudayaan, pengembangan peradaban, serta penyelenggaraan fungsi perguruan tinggi lainnya supaya berlangsung optimal. Selain itu, upaya ini untuk menciptakan kondisi mendukung kehidupan bermasyarakat yang sehat secara fisik dan mental, lingkungan yang tenang tapi dinamis, besih dan sehat, serta dalam suasana terbuka dan demokratis, serta aktivitas kampus yang berlandaskan moral agama.

7. Pelanggaran terhadap peraturan akan dikenakan sanksi sesuai dengan berat ringannya pelanggaran yang berupa: peringatan lisan, peringatan tertulis, skorsing dalam waktu tertentu, pencabutan hak menggunakan fasilitas, sampai dengan pencabutan hak sebagai warga Sivitas Akademika STIT Raden Wijaya

[1] SOP-SOP Prodi PAI STIT Raden Wijaya Mojokerto
[2] Pedoman mutu Kode berkas: 2.4.0.0.0
[3] Keputusan Ketua STIT Raden Wijaya tentang Pedoman Mutu
[4] Pedoman Tata Kerja STIT Raden Wijaya Kode berkas: 2.1.6.0.0.0
[5] kelompok dosen bidang ilmu Kode berkas: 2.4.1.0.0
[6] Program kerja Prodi (Rencaha Kerja Tahunan) Kode berkas: 1.1.b.4.a.0
[7] RKAT prodi Kode berkas: 1.1.b.4.b.1
[8] Tata Naskah dinas Institusi Kode berkas: 2.1.7.0.0.0
[9] Perubahan Tata Kerja Kode berkas: 2.1.6.0.0.0
[10] Data studi lanjut Kode berkas: 4.5.2.0.0
[11] Peraturan Ketua STIT Raden Wijaya Tentang Budaya Akademik


SISTEM PENGOLAAN
Program studi diselenggarakan dengan prinsip kebersamaan. Pola otoritas dan hierarkhi dibangun dengan prinsip pembagian tugas pokok dan tanggung jawab, wewenang, serta fungsinya. Otoritas kebijakan tertinggi pada Ketua Sekolah Tinggi, tingkat operasional pada penanggung jawab program studi, kegiatan sesuai dengan heirarki masing-masing. Dengan sistim pengelolaan tersebut muncul koheresi antara dua kepentingan jika hanya mengabdi - profesionalisme sulit dicapai, jika berorientasi profit - program studi melupakan bahwa dirinya adalah milik masyarakat. Segenap sivitas akademika memepunyai andil dan hak suara yang sama dalam pengembangan kebijakan, serta pengelolaan dan koordinasi pelaksanaan program berdasarkan tugas pokok dan fungsi melalui mekanisme yang berlaku.

Keterlibatan sivitas akademika khusunya dosen dilakukan pada setiap awal semester dalam rapat dosen, sedangkan partisipasi mahasiswa terlihat dari usulan evaluasi yang diberikan kepada mahasiswa secara terprogram.[1] Keterlibatan seluruh karyawan terlihat pada saat dilakukannya program tertentu, seperti penerimaan mahasiswa baru, kegiatan promosi dan pelaksanaan ujian. Perencanaan program jangka panjang dilakukan setiap lima tahun, namun peninjauan terhadap perencanaan tersebut sudah mulai dilakukan pada tahun ketiga. Di sisi lain, evaluasi terhadap kinerja program studi dilakukan setiap semester yang diakumulasikan dalam satu tahun.

Adapun jabaran Sistem pengelolaan fungsional dan operasional Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT Raden Wijaya meliputi Planning, Organizing, Staffing, Leading dan Controling sebagai berikut:

Planning :
Aktivitas yang dilakukan oleh program studi mengacu pada standar mutu yang telah disepakati bersama antara pimpinan dan seluruh sivitas akademika STIT Raden Wijaya. Program studi menyusun program kerja (Proker) dan penganggaran selama 1 tahun diwujudkan dalam RKAT, serta menetapkan sasaran mutu program studi yang akan dicapai secara bersama. Proses penjabaran dan implementasi target mutu sebagai turunan sasaran mutu dan pemantauannya diatur dalam prosedur penjabaran sasaran mutu yang dimonitor secara ketat oleh Tim Penjaminan Mutu Internal dan dilaporkan secara spesifik dalam Rapat Tinjauan Manajemen dan Evaluasi Diri.

Organizing :
Program kerja program studi menjadikan landasan dalam penyusunan rencana kerja dan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT Raden Wijaya. Pelaksanaannya memberikan kesempatan keterlibatan seluruh civitas akademika Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT Raden Wijaya. Selain itu, pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya kesinambungan antara kegiatan yang satu dengan lainnya dan mempunyai sifat berjenjang sehingga dapat mencapai tujuan secara utuh. Pelaksanaan kegiatan dimonitor dan dievaluasi melalui forum pimpinan.

Staffing :
Pengelolaan SDM di lingkungan Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT Raden Wijaya dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan rencana pengembangan strategis yang telah disusun oleh Institusi STIT Raden Wijaya. Untuk meningkatkan kemampuan keilmuan dan pedagogik, didukung untuk mengikuti kegiatan ilmiah baik seminar, workshop dan short course tingkat nasional maupun internasional. Penelitian bersama dengan lembaga atau universitas lain dikembangkan untuk menjawab kemajuan teknologi. Pengelolaan staf yang dikembangkan sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing bagian dan juga diberikan pelatihan sesuai tuntutan pekerjaan.

Prosedur rekruitment staf disesuaikan dengan formasi yang ada di Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT Raden Wijaya. Pada kondisi memerlukan staf dengan keahlian tertentu, maka ketua Program Studi PAI mengusulkan kepada Ketua.

Leading :
Sesuai dengan statuta STIT Raden Wijaya, pengelolaan manajemen mengacu pada arah kebijakan yang visioner, transparan, dapat diterima oleh semua pihak dan membawa perubahan kearah perbaikan. Setiap aktivitas yang dilakukan oleh Program Studi dipandu oleh sistem yang mengarah pada kebijakan tersebut. Setiap Ketua bagian mempertanggungjawabkan semua aktivitas yang telah dilakukannya. Dilakukan analisis dampak dan manfaat kegiatan serta upaya untuk memperbaiki kualitas kegiatan. Manajemen yang bersifat terbuka akan mendukung upaya perbaikan dalam kegiatan akan memberikan semangat dan iklim perbaikan.

Controling :
Pelaksanaan aktivitas/kegiatan dievaluasi secara periodik sesuai dengan pedoman yang ditetapkan secara bersama. Evaluasi dilaksanakan secara terstruktur setiap komponen dan proses yang terlibat dalam kegiatan. Outcome yang berupa parameter keberhasilan dibandingkan antara capaian dengan sasaran mutu.


[1] FEEDBACK STUDY (kajian proses pembelajaran melalui umpan balik dari mahasiswa)  

Sistem Seleksi dan Pengembangan Dosen
Sistem seleksi / rekruitmen untuk tenaga dosen dan tenaga kependidikan di Prodi PAI STIT Raden Wijaya diatur berdasarkan keptusan ketua stit Raden Wijaya tentang  Pengadaan Pegawai Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya.
Didalam petunjuk pelaksanaannya, sistem seleksi / rekruitmen untuk tahap pertama diawali mulai dari proses perencanaan, pengumuman, persyaratan dan pelamaran, dan proses selanjutnya adalah penyaringan serta yang  terakhir adalah proses pengangkatan.
Untuk proses perencanaan tenaga dosen dan tenaga kependidikan di Prodi PAI STIT Raden Wijaya setiap tahunnya membuat dan mengirimkan daftar usul formasi untuk penambahan dosen dan tenaga kependidikan berdasarkan kebutuhan staff prodi dan unit kerja dilingkungan Prodi PAI ke ketua STIT Raden Wijaya. Daftar usulan formasi memuat data-data staf pada kondisi saat ini. Kebutuhan dosen juga didasarkan pada rasio antara jumlah dosen sekarang dengan mahasiswa yang ada.

No comments: