Internal QA



INTERNAL QUALITY ASSURANCE
Untuk meningkatkan penerapan praktik GCG atau akuntabilitas publik dan tata kelola yang baik di dalam Institusi, Institusi menerapkan sistem pengendalian internal melalui penerapan kebijakan dan prosedur yang dijalankan oleh Pimpinan Institusi, prodi, unit pelaksana teknis dan seluruh pegawai.

Fungsi dan Kedudukan Unit Audit Internal
Unit Audit Internal dirancang untuk memberikan keyakinan memadai mengenai keandalan pelaporan keuangan, kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku, pengelolaan risiko, efektivitas dan efisiensi operasi serta untuk menjaga aktiva Institusi di setiap level organisasi. Kegiatan Unit Audit Internal berfungsi memberikan keyakinan (assurance) dan konsultasi yang bersifat independen dan objektif kepada Institusi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan nilai dan kinerja operasional Institusi melalui pendekatan sistematis, dengan cara mengevaluasi sistem pengelolaan Institusi, agar dapat memberikan nilai tambah melalui rekomendasi untuk perbaikan. Unit Audit Internal bertanggung jawab langsung kepada Ketua. Unit Audit Internal ditetapkan pengangkatannya oleh Ketua.

Uraian Tugas dan Tanggung Jawab Audit Internal
  1. Menyusun dan melaksanakan rencara dan anggaran Aktivitas Audit Internal tahunan berdasarkan prioritas risiko sesuai dengan tujuan Institusi.
  2. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di seluruh bidang kegiatan Institusi.
  3. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan Institusi.Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat manajemen, serta membuat laporan tertulis hasil audit setiap bulan dan menyampaikan laporan tersebut kepada ketua dengan tembusan Lembaga Penjaminan Mutu dan Satuan Pengawas Internal.
  4. Bekerja sama dan berkomunikasi langsung dengan Lembaga Penjaminan Mutu dan Satuan Pengawas Internal. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukan.
  5. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.

Dalam melaksanakan tugasnya, Unit Audit Internal mengacu kepada pedoman Audit Internal ditetapkan berdasarkan Keputusan Ketua. Struktur isi dari Pedoman Audit Internal tersebut, sebagai berikut:
·         Kulit depan (cover) dan Halaman pertama (cover dalam) atau title page
·         Intisari hasil audit (Executive Summary atau Key Issues)
·         Daftar isi (Table of Contents)
·         Ringkasan Rekomendasi (Summary of Recommendations)
·         Uraian hasil audit, Temuan dan Rekomendasi (Detailed Audit Report, Finding and Recommendations)
·         Lampiran-lampiran

Dalam melakukan aktivitas audit internal, Unit Audit Internal menyusun prioritas objek audit tahunan dalam rencana audit internal dan memfokuskan pada unit usaha yang memiliki pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasi.

Evaluasi Efektivitas Sistem Pengendalian Internal
Unit Audit Internal senantiasa melakukan evaluasi terhadap efektivitas pengendalian internal pada semua level, dalam menerapkan kebijakan, prosedur, pengawasan internal serta manajemen risiko untuk memastikan bahwa Institusi telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada. Unit Audit Internal dibentuk untuk mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal yang menjadi salah satu dasar bagi Manajemen untuk menentukan perbaikan dan penyempurnaan sehingga memungkinkan Manajemen menjalankan kegiatan operasional Institusi secara efektif dan efisien.

A. Laporan Keuangan
1. Laporan Keuangan Tahun 2008
2. Laporan Keuangan Tahun 2009
3. Laporan Keuangan Tahun 2010
4. Laporan Keuangan Tahun 2011
5. Laporan Keuangan Tahun 2012
6. Laporan Keuangan Tahun 2013
7. Laporan Keuangan Tahun 2014
8. Laporan Keuangan Tahun 2015
9. Laporan Keuangan Tahun 2016
10. Laporan Keuangan Tahun 2017
11. Laporan Keuangan Tahun 2018
12. Laporan Keuangan Tahun 2019
13. Laporan Keuangan Tahun 2020

No comments: