Pancasila Menjamin Kehidupan Keberagaman di Indonesia

Diaspora Bersuara

Pancasila Menjamin Kehidupan Keberagaman di Indonesia

Menjadi minoritas di Indonesia bagi seorang Romo Vinsensius Adi Gunawan tidak serta-merta membuatnya merasa dipinggirkan. Ia percaya Pancasila dapat menjadi pedoman hidup warga Indonesia dalam berbangsa dan bernegara.
Memiliki lebih dari 300 kelompok etnik membuat Indonesia begitu beragam. Dalam setiap kelompok tersebut biasanya mereka memiliki kesamaan budaya, bahasa, agama, perilaku, dan ciri-ciri biologis. Tapi kini keberagaman tersebut tercoreng akibat sikap primordial dan intoleransi yang kerap muncul.
Tergerusnya toleransi inilah yang juga menjadi perhatian seorang pastor asal Indonesia yang bermukim di Jerman, Vinsensius Adi Gunawan. "Kita (bangsa Indonesia) sebenarnya tahu bahwa kita hidup dalam keberagaman. Itu sudah diajarkan sedari kecil,” kata pria yang akrab dipanggil Romo Vinsen itu. Walau pun kini toleransi akan keberagaman sedikit tercoreng akibat kondisi politik, Romo Vinsen yakin kehidupan bertoleransi akan kembali mewarnai Indonesia. "Saya berharap bahwa kehidupan bertoleransi di Indonesia akan semakin kuat. Ini adalah nilai yang kita pegang sejak dahulu,” katanya.
Memiliki latar belakang etnis dari timur Indonesia dan beragama Katolik tentu membuat kata minoritas melekat pada dirinya. Namun, pastor kelahiran Flores, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, 42 tahun silam tersebut percaya bahwa sesungguhnya kehidupan multi agama serta multikultural di Indonesia telah tertanam pada masing-masing masyarakat Indonesia.
"Kelompok minoritas di Indonesia adalah kelompok minoritas agama dan kelompok minoritas etnis," kata Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya. Mengingat banyaknya kasus intoleransi yang terjadi di Indonesia kini, maka senada dengan Romo Vinsen, ia mengatakan, "menjaga keberagaman adalah bagaimana cara bertahan hidup di Indonesia," ujarnya.
Melayani umat di Jerman
Romo Vinsen kini menetap di Jerman dan bekerja sebagai staf pengajar (dosen) di Sekolah Tinggi Filsafat – Teologi (Philosophisch-Theologische Hochschule), Sankt Augustin, Jerman, sekaligus menjadi pastor untuk umat Katolik Indonesia di negara bagian Nordrhein-Westfalen (Bochum, Bonn, Düsseldorf dan Köln).
Romo Vinsen menetap di Jerman sejak tahun 2013 setelah sebelumnya menyelesaikan pendidikan Teologi, Musikologi dan Etnomusikologi dan tinggal di Polandia selama 14 tahun. "Saya bercita-cita jadi Pastor Katolik. Dalam perjalanan waktu setelah saya lulus kuliah filsafat di Maumere saya diminta melanjutkan pendidikan ke Polandia,” tuturnya.
Kehidupan di Indonesia yang indah
Ia mengisahkan awal keberangkatannya ke negara asing meninggalkan nusantara. Romo Vinsen merasa kepergiannya ke Polandia sebagai pelarian kesehariannya yang monoton dan berekspektasi pada suatu hal baru yang luar biasa. "Setelah kita naik pesawat meninggalkan Jakarta dan sampai di Eropa yang dingin. Baru kita tersadar ternyata tanah air kita indah sekali. Cuaca indah, alam indah, lautnya yang indah dan selalu hangat. Membuat kita merasa betah,” ujarnya.
Terlebih saat ia telah menyelesaikan pendidikan doktoralnya di bidang kebudayaan, membuat rasa cinta akan tanah air semakin besar dan merindu. "Betapa indahnya Indonesia. Ini harus kita tunjukkan ke masyarakat dunia. Toleransi keberagaman bagaimana kita bisa hidup bersama dan kesederhanaan kita,” katanya.
Pancasila untuk masa kini dan masa depan
Di samping segala status minoritas yang kental dengan latar belakangnya, Romo Vinsen masih optimistis terhadap masa depan Indonesia. Ia mengaku selalu mengikuti Pemilu Indonesia di mana pun ia berada dan juga akan ikut serta dalam Pemilu 2019 mendatang. "Semoga Pemilu 2019 menjadi ajang pesta demokrasi yang santun, berbudaya serta saling menghargai perbedaan,” ujarnya. Ia berharap kepada presiden yang nantinya terpilih bisa menjadi sosok pemersatu bangsa dan konsisten dengan semangat Pancasila.
Kepada semua elemen bangsa Indonesia ia juga berharap. "Kita punya Pancasila, jika kita mampu mengemban nilai-nilainya saya yakin Indonesia akan tetap aman, maju dan dihargai di mata dunia. Sehingga marilah kita hidup bersama, kita menerima satu sama lain apa adanya,” katanya penuh semangat. (ts/ap)
Wawancara dilakukan oleh Rizki Nugraha, wawancara tambahan oleh Geofani Anggasta.

sumber: https://www.dw.com/id/pancasila-menjamin-kehidupan-keberagaman-di-indonesia/a-47750273

No comments:

Link Info Mahasiswa

Pedoman Mahasiswa

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Form Pendfataran PPL2

Lorem Ipsum is simply dummy text.

History Studi Mahasiswa

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Form Feedback Mahasiswa

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Form Bimbingan TA

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Form Mahasiswa Baru

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Form Herregestrasi

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Form KRS Online

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Form Tracert Study

Lorem Ipsum is simply dummy text.

Pengembangan Mahasiswa

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing

Profil UKM

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing

Prestasi Mahasiswa

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing

Lulusan dan DO

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing

Form Seminar Penelitian

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing

Panduan dan Tutorial

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing

Pengumuman

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing

Input Nilai

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing

Form Pendaftaran Sidang Skripsi

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing

Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi

Latar Belakang
Kebijakan
Strategi Pencapaian Visi, Misi, dan Tujuan
Indikator Kinerja Utama (IKU)
Indikator Kinerja Tambahan
Evaluasi Capaian VMTS
Ketercapaian VMTS dan Tindak Lanjut
Under C

Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama

Our process on creating awesome projects.
  • Latar Belakang
  • Kebijakan
  • Strategi Pencapaian
  • Indikator Kinerja Utama

    Sistem Tata Pamong

    Kepemimpinan

    Sistem Penjaminan Mutu

    Kerjasama

  • Penjaminan Mutu Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama
  • Kepuasan Pengguna
  • Evaluasi dan Tindak Lanjut

    Kemahasiswaan

    Latar Belakang

    Selengkapnya

    Kebijakan

    Selengkapnya

    Strategi Pencapaian

    Selengkapnya

    Indikator Kinerja Utama (IKU)

    Selengkapnya

    Indikator Kinerja Tambahan (IKT)

    Selengkapnya

    Penjaminan Mutu Mahasiswa

    Selengkapnya

    Kepuasan Pengguna

    Selengkapnya

    Evaluasi dan Tindak Lanjut

    Selengkapnya

    Pendidikan

    Latar Belakang
    Kebijakan
    Strategi Pencapaian
    Indikator Kinerja Tambahan (IKT)
    Penjaminan Mutu Mahasiswa
    Kepuasan Pengguna
    Evaluasi dan Tindak Lanjut
    Persiapan Pembelajaran
    Pelak. Pembelajaran
    Monev Pembelajaran
    Suasana Akademik
    Posisi Daya Saing
    Integrasi Penelitian-PKm-Pembelajaran

    Penelitian

    Our process on creating awesome projects.
  • Latar Belakang
  • Kebijakan
  • Strategi Pencapaian
  • Indikator Kinerja Utama

    Sistem Tata Pamong

    Kepemimpinan

    Sistem Penjaminan Mutu

    Kerjasama

  • Indikator Kinerja Tambahan

    Kurikulum

    Pembelajaran

    Suasana akademik

  • Evaluasi dan Tindak Lanjut
  • Penjaminan Mutu Penelitian
  • Kepuasan Pengguna

    Pages