Dibuka Hari Ini, Berikut Formasi CPNS Kemenag Tahun 2018

Dibuka Hari Ini, Berikut Formasi CPNS Kemenag Tahun 2018

  • Rabu, 19 September 2018 11:52 WIB
Jakarta (Kemenag) --- Sesuai jadwal Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB), seleksi penerimaan CPNS seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) akan dimulai hari ini, Rabu (19/09), termasuk Kementerian Agama.
Menurut Kepala Biro Kepegawaian Kemenag Ahmadi, pada tahun ini Kemenag akan  menerima 17.175 CPNS, untuk ditempatkan di seluruh satuan kerja Kemenag se-Indonesia. Adapun persyaratan penerimaan CPNS, mengikuti syarat yang ditetapkan pada Sistem Seleksi CPNS Nasional. Untuk mengikuti seleksi,  calon pelamar dapat mengakses https://sscn.bkn.go.id, yang mulai dapat diakses sejak 19 September 2018, pukul 13.00 WIB.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemenag Nurkholis Setiawan menyatakan Kementerian Agama mendapat formasi 17.175 CPNS. Formasi yang ditetapkan bagi Kemenag ini adalah jumlah terbesar di antara 76 Kementerian/Lembaga di Indonesia yang melaksanakan rekrutmen CPNS Tahun 2018.
“Jumlah ini sesuai dengan Keputusan Menpan RB Nomor 49 tahun 2018 perihal formasi pegawai kementerian agama tahun anggaran 2018,” kata Nurkholis, Senin (12/09) lalu.
Adapun jumlah alokasi terbesar formasi CPNS diperuntukkan bagi guru dan dosen. Menurut Nurkholis, berdasarkan Kemenpan RB Nomor 49 Tahun 2018, tersedia 10.520 formasi bagi guru pelamar umum, 1.480 formasi bagi guru honorer eks KII, dan 4.485 formasi dosen.
“Selebihnya, terdapat lowongan untuk penghulu, penyuluh, jabatan fungsional tertentu (JFT), dan jabatan fungsional umum (JFU),” imbuhnya.
sumber: https://kemenag.go.id/berita/read/508772/dibuka-hari-ini--berikut-formasi-cpns-kemenag-tahun-2018

Formasi Khusus CPNS 2018, dari Atlet Berprestasi hingga eks Honorer K2

Formasi Khusus CPNS 2018, dari Atlet Berprestasi hingga eks Honorer K2

Save
 20180907 setiawan
Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja

JAKARTARekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil  (CPNS) 2018 dilakukan melalui dua jalur, yakni formasi umum dan formasi khusus. Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No. 36 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS tahun 2018, formasi khusus terdiri dari lulusan terbaik (cumlaude), penyandang disabilitas, putra-putri Papua dan Papua Barat, diaspora, olahragawan berprestasi internasional, serta tenaga pendidik dan tenaga kesehatan eks tenaga honorer kategori II yang memenuhi persyaratan.
Berdasarkan Permen PANRB tersebut, instansi pemerintah pusat wajib mengalokasikan minimal 10 persen untuk sarjana lulusan terbaik (cumlaude), sedangkan instansi daerah minimal 5 persen  dari total alokasi yang ditetapkan. Pelamar merupakan lulusan perguruan tinggi maupun program studi terakreditasi A/unggul pada saat kelulusan.
Sedangkan untuk penyandang disabilitas, setiap instansi wajib mengalokasikan formasi jabatan, persyaratan, jumlah, dan unit penempatan yang dapat dilamar oleh penyandang disabilitas. Untuk instansi pusat minimal dua persen, dan untuk daerah minimal satu persen.
Untuk pelamar diaspora, yang baru pertama kali dilakukan, dialokasikan untuk formasi jabatan peneliti, dosen, dan perekayasa. Untuk formasi ini, pendidikan minimal S-2, kecuali untuk perekayasa, yang dapat dilamar dari lulusan S-1. “Diaspora merupakan formasi khusus yang dibuka pertama kali tahun 2018 ini,” ujar Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja.
Formasi khusus yang sempat menyita perhatian masyarakat seusai Asian Games adalah atlet berprestasi internasional. Dalam hal ini, pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Menpora, dan merujuk pada ketentuan Permenpora No. 6/2018 tentang Persyaratan dan Mekanisme Seleksi, dan Pengangkatan Olahragawan Berprestasi Menjadi CPNS tahun 2018.
Formasi khusus keenam dalam penerimaan CPNS tahun 2018 adalah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari eks tenaga honorer kategori II (THK-II) yang memenuhi syarat. Berdasarkan Permen PANRB No. 36/2018, THK-II itu harus terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan memenuhi persyaratan seperti ketentuan UU ASN, PP 48/2005 dan terakhir diubah menjadi PP No. 56/2012, UU No. 14/2005 bagi tenaga pendidik, dan UU No. 36/2014 bagi tenaga kesehatan. Tercatat ada 13.347 orang di dalam database BKN.
Setiawan menambahkan, selain persyaratan tersebut, usia pelamar paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, dan masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai saat ini. Bagi tenaga pendidik, minimal berijazah S-1, dan untuk tenaga kesehatan, minimal harus berijazah Diploma III,  yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi THK-II pada tanggal 3 November 2013. Selain memiliki KTP, pelamar juga harus memiliki bukti nomor ujian THK-II pada tanggal 3 November 2013 tersebut.
Khusus untuk eks THK-II, mekanisme/sistem pendaftaran dilakukan tersendiri di bawah koordinasi BKN. “Pendaftar dari eks THK-II yang telah diverifikasi dokumennya wajib mengikuti seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan tidak ada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi eks THK-II. “Pengalaman kerja selama minimal 10 tahun dan terus menerus menjadi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari eks honorer K-II ditetapkan sebagai pengganti SKB,” imbuh Setiawan mengutip Permen PANRB No. 36/2018. (HUMAS MENPANRB)

Klarifikasi tentang berita: Dosen Asusila, PNS Nakal, Dosen berbuat Asusila, Tidur Dengan Mahasiswinya, Rata-rata 3 Kali Setiap Minggu, Kepala SMPN 1 Puri Itu, Tidak Segan-segan Mengukir Cintanya di Perhiasan Emas, Demi Harkat dan Martabat Dunia Pendidikan, Bupati Mojokerto Harus Tegas Memberi Sanksi Hariris, Barracuda Indonesia Mengawal Sampai Tuntas Dugaan Perselingkuhan Kepala SMPN 1 Puri, Kepala SMPN 1 Puri yang Diduga Mesum Ternyata Dosen Tarbiyah STIT Raden Wijaya Mojokerto, Tidak Terima Kenyataan, Kepala SMPN 1 Puri Minta Dukungan Anggota Dewan Guru Sekolah, BKPP Proses Pemecatan Kasek SMPN 1 Puri, Mojokerto, Berbuat Asusila,




Klarifikasi tentang berita: Dosen Asusila, PNS Nakal, Dosen berbuat Asusila, Tidur Dengan Mahasiswinya, Rata-rata 3 Kali Setiap Minggu, Kepala SMPN 1 Puri Itu, Tidak Segan-segan Mengukir Cintanya di Perhiasan Emas, Demi Harkat dan Martabat Dunia Pendidikan, Bupati Mojokerto Harus Tegas Memberi Sanksi Hariris, Barracuda Indonesia Mengawal Sampai Tuntas Dugaan Perselingkuhan Kepala SMPN 1 Puri, Kepala SMPN 1 Puri yang Diduga Mesum Ternyata Dosen Tarbiyah STIT Raden Wijaya Mojokerto, Tidak Terima Kenyataan, Kepala SMPN 1 Puri Minta Dukungan Anggota Dewan Guru Sekolah, BKPP Proses Pemecatan Kasek SMPN 1 Puri, Mojokerto, Berbuat Asusila,  
“Saya menghormati proses hukum yang ada. Kita sudah bekerja sesuai dengan kode etik jurnalis yang berlandaskan pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Terkait alat bukti rekaman video, foto-foto syur dan alat bukti lainnya lengkap di redaksi kita. Konfirmasi berimbang juga sudah kita lakukan,” Papar Hadi dengan tenang.
Nampaknya, selain menjadi Pimpred, Hadi juga sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Kajian Hukum dan Kebijakan Publik “BARACCUDA INDONESIA” yang beralamat di Mojokerto menerangkan, bahwa pihaknya bekerja sesuai dengan adanya pengaduan masyarakat yang diduga menjadi korban asusila PNS yang bernama Hariris Nurcahyo. M.Si. Jadi Surat Kuasa Khusus dan Surat Kuasa Pemberitaan dari korban beserta alat-alat bukti lengkap dipihaknya.
“Kalau pihak Hariris Nurcahyo. M.Si bersama Kuasa Hukumnya tidak terima, itu hak mereka. Dan saya menyakini dengan seyakin-yakinnya, bahwa PNS itu telah selingkuh dan meniduri istri orang. Dan itu fakta kongkret dan bisa saya buktikan, apakah bisa dikatakan tindakan PNS itu menjunjung tinggi martabat negara dan bangsa. Apakah kalau kita menegakkan kebenaran melalui pemberitaan bisa dikatakan pencemaran nama baik?,“ Tegas Hadi, pria asli kelahiran Mojokerto. (Yanto/Andy) https://investigasi.today/beritakan-dugaan-skandal-asusila-dan-pungli-mantan-kasek-pimpred-media-global-realita-dipolisikan/



lingk pemberiaan yang turut menyebarkan fitnah:

1. Kepala SMPN 1 Puri yang Diduga Mesum Ternyata Dosen Tarbiyah STIT Raden Wijaya Mojokerto
Dunia Pendidikan Islam Mojokerto Kembali Berduka

http://globalrealita.com/home/berita-kepala-smpn-1-puri--yang-diduga-mesum-ternyata-dosen-tarbiyah-stit-raden-wijaya-mojokerto.html

2. Demi Harkat dan Martabat Dunia Pendidikan, Bupati Mojokerto Harus Tegas Memberi Sanksi Hariris
Barracuda Indonesia Mengawal Sampai Tuntas Dugaan Perselingkuhan Kepala SMPN 1 Puri

http://globalrealita.com/home/berita-demi-harkat-dan-martabat-dunia-pendidikan-bupati-mojokerto-harus-tegas-memberi-sanksi-hariris.html

3. Kepala SMPN 1 Puri Itu, Tidak Segan-segan Mengukir Cintanya di Perhiasan Emas
Setia Menunggu Berjam-jam di Rumah Kekasih, Sebagai Bukti Cinta Sejatinya

http://globalrealita.com/home/berita-kepala-smpn-1-puri-itu-tidak-segansegan-mengukir-cintanya-di-perhiasan-emas.html

4. Puluhan Mahasiswa STIT Raden Wijaya Kusuma Demo

http://petisi.co/puluhan-mahasiswa-stit-raden-wijaya-kusuma-demo/

5. Mahasiswa STIT Tuntut Dosen yang Selingkuh

https://nasional.inilah.com/read/detail/2435469/mahasiswa-stit-tuntut-dosen-yang-selingkuh

6. Skandal Dugaan Perselingkuhan Hariris Sudah Dilimpahkan Kepada Bupati Mojokerto
Barracuda Indonesia Terus Mengawal Kasus Hariris Hingga Tuntas

 http://globalrealita.com/home/berita-skandal-dugaan-perselingkuhan-hariris-sudah-dilimpahkan-kepada-bupati-mojokerto.html

 7. Bakar Dupa Menutup Aksi Mahasiswa STIT Tuntut Dosen Terlibat Asusila Dipecat

https://inilahmojokerto.com/2018/02/06/bakar-dupa-menutup-aksi-mahasiswa-stit-tuntut-dosen-terlibat-asusila-dipecat.html

8. Ketum Barracuda Indonesia : Ketegasan Bupati Mustofa Memecat Hariris dari PNS Layak Diteladani
Kekompakan Alumnus SMPN 1 Puri Berbuah Kemerdekaan

http://globalrealita.com/home/berita-ketum-barracuda-indonesia--ketegasan-bupati-mustofa-memecat-hariris-dari-pns-layak-diteladani.html

9. Tidak Tanggung-tanggung, Kepala SMPN 1 Puri Juga Dilaporkan Kepada Presiden Jokowi

 http://globalrealita.com/home/berita-tidak-tanggungtanggung-kepala-smpn-1-puri-juga-dilaporkan-kepada-presiden-jokowi.html

 10. Resmi Dicopot, Dindik Siapkan Pengganti Kasek SMPN 1 Puri Mojokerto

http://suaramojokerto.com/2018/01/04/resmi-dicopot-dindik-siapkan-pengganti-kasek-smpn-1-puri-mojokerto/

 11. Terlibat Asusila, Dosen STIT Raden Wijaya Mojokerto Didemo

http://suaramojokerto.com/2018/02/06/terlibat-asusila-dosen-stit-raden-wijaya-mojokerto-didemo/

 12. BKPP Proses Pemecatan Kasek SMPN 1 Puri, Mojokerto

http://suaramojokerto.com/2017/12/06/bkpp-proses-pemecatan-kasek-smpn-1-puri-mojokerto/

13. Astaga, HN Dosen Tarbiyah STIT Raden Wijaya Minta Begituan Kepada JS Rata-rata 3 Kali Setiap Minggu
Pengakuan JS, Mahasiswi STIT Raden Wijaya Mojokerto

http://globalrealita.com/home/berita-astaga-hn-dosen-tarbiyah-stit-raden-wijaya-minta-begituan-kepada-js-ratarata-3-kali-setiap-minggu.html

 14. Tidak Terima Kenyataan, Kepala SMPN 1 Puri Minta Dukungan Anggota Dewan Guru Sekolah
Kehormatan Negara, Pemerintah dan Martabat PNS Sudah Dinodai, Masih Ngotot Ingin Jadi PNS

http://globalrealita.com/home/berita-tidak-terima-kenyataan-kepala-smpn-1-puri-minta-dukungan-anggota-dewan-guru-sekolah.html

15. Astaga, Diduga Kepala SMPN 1 Puri yang Pendiam Ternyata Hobi Berbuat Mesum dan Main Video Hot
Terkait Ditemukannya 16 Foto Mesra dan Video Porno Tak Bertuan

http://globalrealita.com/home/berita-astaga-diduga-kepala-smpn-1-puri-yang-pendiam-ternyata-hobi-berbuat-mesum-dan-main-video-hot-.html

16. Dosen STIT RW Mojokerto, Diduga Telah Tidur Dengan Mahasiswanya 

http://www.kompaspublik.com/2018/02/dosen-stit-rw-mojokerto-diduga-telah.html

17. Mahasiswa STIT Raden Wijaya Tuntut Dosen Dipecat

http://www.radarmalang.id/mahasiswa-stit-raden-wijaya-tuntut-dosen-dipecat/

18. Berbuat Asusila, Mahasiswa Tuntut Pembantu Ketua STIT Raden Wijaya Dipecat

https://faktualnews.co/2018/02/07/berbuat-asusila-mahasiswa-tuntut-pembantu-ketua-stit-raden-wijaya-dipecat/63713/2/

19. Oknum Dosen Berbuat Asusila, Ini Keputusan STIT Raden Wijaya Kota Mojokerto

http://m.beritajatim.com/peristiwa/320616/oknum_dosen_berbuat_asusila,_ini_keputusan_stit_raden_wijaya_kota_mojokerto.html

20. Oknum Dosen Bertindak Asusila, Mahasiswa STIT Raden Wijaya Demo

http://beritajatim.com/peristiwa/320599/oknum_dosen_bertindak_asusila,_mahasiswa_stit_raden_wijaya_demo.html

21. Tunggu SK Pemecatan, Kasek SMPN 1 Puri Mojokerto di Non Job

http://suaramojokerto.com/2017/12/27/tunggu-proses-pemecatan-kasek-smpn-1-puri-mojokerto-di-non-job/

22. Menanti Janji Bupati Mustofa Untuk Memecat Kepala SMPN 1 Puri, Drs. Hariris Nurcahyo, M.Si.
Tim Kuasa Hukum Korban, Prihatin Dengan Kinerja BKPP

 http://globalrealita.com/home/berita-menanti-janji-bupati-mustofa-untuk-memecat-kepala-smpn-1-puri-drs-hariris-nurcahyo-msi.html

 23. Diduga Selingkuh, Bupati Mojokerto Pecat Kepala SMPN 1 Puri

http://suaramojokerto.com/2017/12/04/diduga-selingkuh-bupati-mojokerto-pecat-kepala-smpn-1-puri/

24. Diduga Terlibat Perselingkuhan, Kepala SMP Negeri di Mojokerto Dicopot dari PNS

https://faktualnews.co/2017/12/04/diduga-terlibat-perselingkuhan-kepala-smp-negeri-mojokerto-dicopot-pns/49698/

 

 

 

 
 



7 Habits of Highly Effective Teachers Who Use Technology